PENGENDALIAN PERSEDIAAN SPARE PART DRILLING DENGAN BATAS MINIMUM DAN MAKSIMUM PADA PT XYZ
Keywords:
Min Max, Inventory Control, Cost ReductionAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengendalian persediaan spare part drilling di PT XYZ melalui
penerapan metode Minimum-Maximum Stock Level. Permasalahan utama yang dihadapi adalah fluktuasi
permintaan dan ketidakpastian waktu pengadaan (lead time), yang menyebabkan ketidakseimbangan stok di
gudang. Penelitian dilakukan dengan menganalisis 74 item consumable spare part menggunakan data
penggunaan, lead time, dan stock on hand tahun 2024. Hasil analisis ABC mengelompokkan spare part
berdasarkan kontribusi nilai penggunaannya. Kemudian, metode Min-Max digunakan untuk menentukan batas
minimum, maksimum, safety stock, titik pemesanan ulang, dan frekuensi pemesanan. Hasilnya menunjukkan
bahwa penerapan kedua metode ini tidak hanya menjaga ketersediaan stok secara optimal, tetapi juga
menghasilkan penghematan biaya (cost reduction) yang signifikan. Tercatat penghematan sebesar $9.686,26
(sekitar 12%) dari total warehouse cost sebelum penelitian. Dengan demikian, penelitian ini memberikan
kontribusi nyata dalam efisiensi biaya dan keandalan pengendalian persediaan untuk mendukung kelancaran
operasi pengeboran.